Outreach lagi…..Yeah…….

Salam…

dear my word……..

ini cerita tentang kisahku outreach kesekolah-sekolah….mau tau kawan apa aja yang terjadi (tingkah pesertanya) kalau lagi outreach……seru…ini kejadian hari ini pas aku dan teman2 ku bawa sesi HIV AIDS……suasana kelasnya seru…anak-anaknya care banget….

dsc05423

Di Hajar aja bang…:D

Dear my word…….

setengah jam yang lalu aku baru aja selesai Penjangkauan ke sebuah yayasan Hafiz Qur’an di Lhokseumawe yaitu PPTQ…kita bawa sesi narkoba…pada awal kita masuk dan detik2 pertama kita bawa sesi gak seru…namun lama-kelamaan forumnya jadi seru…dan yang sangat membuat aku terkesan adalah Reza…ya namanya reza…dia salah satu santri di PPTQ tersebut..dia masih kelas 6 SD…tapi tu anak aktif banget…apa aja yg ditanya pasti dia bisa jawab….dan satu jawaban yang sangat berkesan adalah…salah satu dari kawannya nanyak…”kalo ada orang yang kecanduan, gimana sih cara ngatasinnya”?…kebetulan kita ngaih kesempatan buat yang peserta laen untuk menjawab, dan reza menjawabnya…taukah kau kawan…apa jawaban reza,,,jawabannya adalah “Dihajar aja bang sampe babak belur…” spontan lah ruangan jadi heboh dengan jawaban reza……….hahaha…….kecil-kecil  jawabannya kok kenak banget ya……oke deh reza…jawabannya bukan dihajar sampe babak belur tapi pecandunya dimasukkan kepanti rehab…..

bagiku…malam ini seorang reza yang masih kecil sangat berkesan…….C u Reza…….semoga bisa hafal qur’an secepatnya……key………..

Indah dan ngerinya pacaran(The last edition)

Ane teringat pada kata-kata Dr.Ratib Nabilsy dalam sebuah pengajian mingguan beliau di jami’ nabilsy dekat kampus kaftaro, kata-kata singkat tapi memiliki arti sangat dalam kalau mau ditadabburi, “ Al-haqiqah al-murrah khairun min wahmin muriihin”, kenyataan yang pahit jauh lebih manis dari pada keindahan fatamorgana. Memutuskan break up atau diputusin adalah kenyataan pahit yang kita alami di jalan kembali kepada jalan dan tuntunan Tuhan. Benar kan? Namun penuh hikmah di balik itu. (Coba baca lagi judul “Reality” di bulletin beberapa edisi yang lalu di FS ane). Baca selebihnya »

Indah dan Ngerinya Pacaran (part 4)

Dari 4 teman-teman yang terdahulu, mungkin hanya Ferry yang bernasib baik dan banyak mendapat nilai positif dari pacaran, disamping seabrek nilai negatif yang unmentioned atau hidden. Tapi tiga lagi nggak seberuntung Ferry alias sial bin buntung! Baca selebihnya »

Indah dan Ngerinya Pacaran (Part 3)

Pelangi di Mata Zacky

 

Ane setuju dengan kata-kata yang isinya… “Cinta sejati, cinta yang ketika kita kira sudah pergi, ternyata hanya bersembunyi, menunggu saatnya kembali lagi…..”. sebuah kata-kata indah yang penuh dengan arti yang sangat dalam, sungguh, kalau mau ditelusuri dan diperhatikan, ini selaras dengan “ First love will never end… ”, cinta pertama paling mengesankan, meskipun setelah itu datang ribuan cinta, tapi yang pertama tetap paling mengesankan! Baca selebihnya »

Indah dan Ngerinya Pacaran (Part 2)

Kemarin kita sudah mendengar penuturan beberapa teman-teman yang agak senior dalam hal pacaran, tapi sebenarnya itu semua belum habis, itu adalah setetes dari begitu luasnya samudera cerita tentang cinta dan pemujanya. Baca selebihnya »

Patuh Hukum VS Sadar Hukum

kalo misalnya ada yang nanyak “apakah kita ini sudah menjadi orang yang patuh hukum atau sadar hukum?”…ayo mw ngejawab apa??…mungkin bingung ngejawabnya, atau mungkin biasa aja, atau mungkin nyantai aja, atau langsung ngejawab……yah sebelum ngejawab yuk kita liat dulu…apa itu patuh hukum dan apa itu sadar hukum……

Kepatuhan Hukum pada hakikatnya adalah Kesetiaan seseorang atau subyek hukum terhadap hukum itu yang diujudkan dalam bentuk prilaku yang nyata.

Kesadaran Hukum masih bersifat abstrak belum merupakan bentuk prilaku yang nyata yang mengakomodir kehendak hukum itu sendiri. Banyak diantara anggota masyarakat sebenarnya sadar akan perlunya penghormatan terhadap hukum baik secara instinktif maupun secara rational namun mereka cenderung tidak patuh terhadap hukum. Kebudayaan hukum yang berkembang dimasyarakat kita ternyata lebih banyak mencerminkan bentuk prilaku opportunis yang dapat diibarat mereka yang berkenderaan berlalu lintas di jalan raya, ketika lampu merah dan kebetulan tidak ada polisi yang jaga maka banyak diantara mereka nekat tetap jalan terus dengan tidak mengindahkan atau memperdulikan lampu merah yang sedang menyala.

oke…sekarang udah pada tau kan apa itu Patuh hukum dan apa itu sadar hukum….sekarang mayoritas kita selaku orang indonesia itu padaPatuh Hukum semua….jarang yang ada kesadaran akan hukum……menjalankan hukum karena takut sama pemerintah aja…bukan karena sadar untuk menjalankan hukum….makanya kita orang indonesia ini bisa dengan mudah dibodohin sama orang…..

mulai sekarang ayo jadi diri yang punya Kesadaran akan Hukum…..kalau bukan diri kita sendiri yang memulainya,,,,siapalagi?????????????

^_~

sepenuh cinta untuk semuanya……………..

Indah dan Ngerinya Pacaran (Part 1)

Suatu ketika, ane iseng-iseng aja nanya-nanya tentang pacaran sama teman-teman kuliah. Ternyata arti pacaran dan implementasinya selangit, dari yang playboy sampai yang frigid sama cewek udah ane Tanya. Ternyata percakapan singkat itu menjadi ilmu baru buat orang-orang iseng kayak ane…he…. Baca selebihnya »

Ada Apa dengan Islam

 

Seorang teman pernah bertanya,”Kenapa Islam mundur?”, sebelum kita jawab, kita akan membenarkan pertanyaannya dulu, seharusnya pertanyaan itu,” Kenapa dunia Islam mundur?”. Kalau Islam tidak pernah mundur dan jatuh, karena dia dijaga oleh Yang menurunkannya, yang bermasalah orang Islamnya, kalaupun ada krisis, maka objeknya adalah muslim, bukan Islam!. Islam bukanlah agama seperti yang banyak dipahami oleh orang-orang  dan orientalis, sebuah agama masa tertentu dengan expiry tertentu, sebuah kenangan dalam sejarah peradaban manusia, sebuah ajaran yang hanya tertulis dalam lembaran, bukan ajaran untuk dipakai dalam dunia nyata! Baca selebihnya »

Gue Mau Jadi Penulis

Rasulullah mengatakan dalam hadits beliau “Jadilah kamu pengajar atau pelajar atau pendengar, jangan jadi yang keempat!”. Muhammad Iqbal mengatakan “Hidup adalah perjalanan yang tidak ada halte, siapa yang berjalan terus akan maju, dan siapa yang berhenti akan tergilas“. John Newbern mengatakan “Manusia itu dibagi tiga macam; Mereka yang membuat sesuatu terjadi, Mereka yang melihat sesuatu terjadi dan Mereka yang terpesona dengan apa yang terjadi”. Baca selebihnya »